Sementara instruktur pendidikan khusus lebih cenderung menggunakan aplikasi mobile untuk anak-anak autis daripada guru umum, mereka sering mengeluh tidak menerima pelatihan formal mengenai penggunaan gadget ini.

Aplikasi autisme seperti "Buat Kalimat" yang baru saja diperbarui dan "Hanya Cocok", berjalan di iPad dan ponsel cerdas, dan telah muncul sebagai alat utama untuk menanamkan keterampilan membuat kalimat dan kecocokan kata ke siswa berkebutuhan khusus.

Teknologi seluler memiliki kemampuan untuk menggema dan mendukung instruksi yang diperluas untuk anak-anak berkebutuhan khusus, terutama mereka yang memiliki gangguan spektrum autisme. Instruktur dapat memanfaatkan fitur dari aplikasi ini yang dapat dipasang di perangkat seluler apa pun. Dengan fitur interaktif dan opsi bicara ke teks, kedua aplikasi ini memiliki kemampuan untuk mempersonalisasi instruksi untuk setiap anak berkebutuhan khusus, baik di ruang kelas atau di rumah. Tidak hanya guru, aplikasi ini dapat digunakan oleh profesional terapeutik seperti psikolog sekolah, ahli terapi okupasi, dan spesialis intervensi. Orang tua berkebutuhan khusus anak-anak, administrator, dan konselor juga menggunakan aplikasi "Buat Kalimat" dan "Hanya Cocok" dalam ukuran yang sama.

Sementara aplikasi autisme ini telah membuka dunia baru untuk anak-anak yang terkena gangguan, sejumlah besar profesional pendidikan khusus mengatakan bahwa mereka hampir tidak mendapatkan pelatihan mengenai penggunaan sempurna dari aplikasi ini. Meskipun aplikasi "Buat Kalimat" dan "Hanya Cocok" digerakkan oleh menu dan dapat diajar sendiri, guru masih perlu mengetahui cara menjadikannya yang paling berguna bagi siswa.

Manfaat dari memperkenalkan aplikasi ini kepada anak-anak autis tidak dapat disangkal. Instruktur pendidikan khusus mengakui bahwa mereka lebih cenderung menggunakan iPad dan tab untuk alasan instruksional daripada proyektor overhead atau tabel cahaya, layar putih, dan situs web mereka. Mereka sepakat bahwa perangkat portabel adalah yang terbaik dalam hal ini.

Tetapi beberapa instruktur memang menerima pelatihan formal tentang cara menggunakan aplikasi autisme untuk siswa. Bahkan mereka yang tidak, mengatakan bahwa mereka lebih cenderung menggunakan aplikasi autisme ini untuk anak-anak. Ini membuktikan bahwa guru dan instruktur memiliki keinginan yang mendesak dan kuat untuk mempelajari lebih lanjut tentang aplikasi ini dan bagaimana mereka dapat membantu anak-anak dengan gangguan spektrum autisme. Tetapi kurangnya pelatihan yang tepat sering menjadi penghalang.

Aplikasi "Buat Kalimat" dan "Hanya Cocok" menggunakan teknologi mutakhir. Aplikasi ini telah dikembangkan oleh programmer berpengalaman yang telah mempelajari perilaku dan respons emosional anak-anak autis. Pengguna dapat merasa yakin bahwa aplikasi ini akan memberikan apa yang seharusnya mereka lakukan. Yang lebih penting adalah bahwa perusahaan menyediakan pelatihan dan dukungan untuk dua aplikasi ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *